ide wirausaha

ide saya yang pertama mungkin berjualan jersey atau pakaian bola dan sepatu bola namun secara online. Sebenarnya tawaran itu sudah pernah tawarkan oleh sahabat saya namun karena waktu itu saya sibuk lalu saya tidak menerima tawaran itu. Setelah saya memiliki waktu ternyata usaha yang dijalankan teman saya sudah tidak berlanjut dan ternyata yang berjualan seperti itu sudah banyak, dan insa allah saya akan mencoba berjualan jersey juga siapa tau saya bisa mendapatakan hasil yang maksimal atau mendapatakan penghasilan yang lebih dari penjualan jersey tersebut dan ide berukutnya adalah budidaya ikan air tawar karena saya melihat peluang bisnis tersebut cukup menjanjikan di karenakan di jogja hususnya banyaknya jumlah penduduk yang ada terutama mahasiswa, otomatis daya konsumsi warga jogja akan meningkat se iring dengan tumbuh kembangnya populasi masarakat jogja, peluang usaha tersebut memang sudah lama saya pikirkan namun untuk merealisasiaknnya membutuhkan dana yang cukup besar boleh di kata. tapi insa allah ketika dana yang saya butuhkan ada saya akan mencoba merealisasiakan ide saya tersebut.

 

Motto : yakin usaha sampai

Advertisements

deskripsi diri

Awalnya saya ucapkan assalamualaikum Wr Wb , perkenalkan nama saya maulid setiawan . Saya berasal dari kendari kelahiran sulawesi tepatnya.
saya anak ke 3 dari 3 bersaudara, punya 2 kakak 1 cowok,1 cewek anak terakir gitu (bungsu coy),kata ibu saya sih saya yg paling susah dibilangin dari saodara2 sy yang lain kata orang2 bilang ngeyelan, semaunya sendiri,susah dibilangin tapi nda menjadi persoalan sih karena kedua orang tua saya masih tetap sayang sama saya, walaupun suka semaunya sendiri.mugkin karena zaman saya SMA yah boleh dikata bandel2 gituh maklumlah kalo menoleh ke blakang saat SMA kan masih labil,sekarang alhamdulilah sudah nga labil lagi.
Berawal dari kisah saya di masa saya SMA yang ingin sekali menjadi pesepak bola, sambil kuliah tentunya namun di karena banyaknya keterbatasan untuk menjadi pesepak bola baik dari faktor penunjang seperti infrastruktur dan pola pembinaan yang kurang jelas jadi mengurungkan niat saya. Sebenarnya saya sudah mempersiniapkan fisik dan mental saya namun apa mau dikata , lalu saya memutuskan untuk melanjutkan kuliah saja terus saya masuk kuliah di UAD fak.psikologi tahun 2010 sebenarnya kuliah di UAD waktu itu bukan tujuan saya tapi berhubung saya tidak lulus SMPTN di salah satu universitas yang ada di jogja juga, yah jadi saya memutuskan di UAD sajalah yang penting di fakultas psikologi karena gambaran saya waktu itu psikologi merupakan cabang ilmu yang menarik untuk dipelajari. Seiring dengan perkembangan saya di bangku perkuliahan saya merasakan menemukan angin baru atau harapan baru yaitu kuliah tetapi sesekali bermain futsal dan itu saya rasakn cukup mengasikan begitu karena saya dapat berkenalan dengan kawan-kawan psicosocer salah satu wadah untuk menuangkan hobi futsal yang ada di fak.psikologi UAD.di psicosocer pula saya dan kawan yang lain banyak mengikuti turnament futsal mulai dari lokal jateng-diy sampai yang bertaraf nasional.Se iring berjalannya waktu saya mulai jatuh cinta dengan yang namanya berorganisasi dan niat saya pun saya wujudkan dengan ikut bergabung dengan HIMPUNAN MAHASISWA ISLAM (HMI) disana banyak pelajaran yang dapat saya ambil tanpa melupakan kuliah saya tentunya. Dan allhamdulilah sampai saat ini saya mampu membagi waktu saya dengan kuliah, berorganisasi dan juga bermain futsal.

Soe Hok Gie

Soe Hok Gie (lahir di Djakarta, 17 Desember 1942 – meninggal di Gunung Semeru, 16 Desember 1969 pada umur 26 tahun) adalah salah seorang aktivis Indonesia dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962–1969. Soe Hok Gie menamatkan pendidikan SMA di Kolese Kanisius. Nama Soe Hok Gie adalah dialek Hokkian dari namanya Su Fu-yi dalam bahasa Mandarin (Hanzi). Leluhur Soe Hok Gie sendiri adalah berasal dari provinsi Hainan, Republik Rakyat Cina. Ia adalah seorang anak muda yang berpendirian yang teguh dalam memegang prinsipnya dan rajin mendokumentasikan perjalanan hidupnya dalam buku harian. Buku hariannya kemudian diterbitkan dengan judul Catatan Seorang Demonstran (1983). Soe Hok Gie adalah anak keempat dari lima bersaudara keluarga Soe Lie Piet alias Salam Sutrawan. Dia adik kandung Arief Budiman atau Soe Hok Djin, dosen Universitas Kristen Satya Wacana yang juga dikenal vokal dan sekarang berdomisili di Australia. Hok Gie dikenal sebagai penulis produktif di beberapa media massa, misalnya Kompas, Harian Kami, Sinar Harapan, Mahasiswa Indonesia, dan Indonesia Raya. Sekitar 35 karya artikelnya (kira-kira sepertiga dari seluruh karyanya) selama rentang waktu tiga tahun Orde Baru, sudah dibukukan dan diterbitkan dengan judul Zaman Peralihan (Bentang, 1995). Juga skripsi sarjana mudanya perihal Sarekat Islam Semarang, tahun 1999 diterbitkan Yayasan Bentang dengan judul Di Bawah Lentera Merah. Sebelumnya, skripsi S1-nya yang mengulas soal pemberontakan PKI di Madiun, juga sudah dibukukan dengan judul Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan (Bentang, 1997). Sebagai bagian dari aktivitas gerakan, Soe Hok Gie juga sempat terlibat sebagai staf redaksi Mahasiswa Indonesia, sebuah koran mingguan yang diterbitkan oleh mahasiswa angkatan 66 di Bandung untuk mengkritik pemerintahan Orde Lama. Hok Gie meninggal di gunung Semeru tahun 1969 tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-27 akibat menghirup asap beracun di gunung tersebut. Dia meninggal bersama rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis.

Pelajaran yang bisa di ambil dari soe hok gie dimana shoe hok gie adalah aktivis mahasiswa yang selalu teguh dalam memegang prinsip… Kata bijak yang pernah di sampaikan soe hok gie adalah Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan dari pada menyerah terhadap kemunafikan.

Daftar Mahasiswa UAD Lolos Seleksi PKM Didanai Dikti 2013

No. Pengusul Prodi Skim PKM Bidang: Judul
1 Rakryan Danurdara Psikologi PKM-K Sosial Ekonomi Mau Makan Apa Hari Ini “Courier Kuliner” Jasa Paket Wisata Kuliner dan Oleh-Oleh 24 Jam di Yogyakarta
2 Erlita Nur Arifana Farmasi PKM-K Sosial Ekonomi “MIE D’CASSAVA” PEMANFAATAN UBI KAYU DAN LIMBAH KULIT UBI KAYU SEBAGAI BAHAN MIE YANG KAYA NUTRISI
3 Tri Astuti PGSD PKM-K Sosial Ekonomi BAKSONG SAOS TEMPE
4 Amiruddin Psikologi PKM-K Sosial Ekonomi Perpustakaan Angkringan Sebagai Metode Meningkatkan Loyalitas Pelangan
5 Iman Rusmawansyah Psikologi PKM-K Sosial Ekonomi Mendaur Ulang Helm Bekas dan Potongan Kain Batik, Serta Menciptakan Helm Pendingin Kepala dengan Menggunakan Kapas Jeli
6 Andrias Indra Gautgama PGSD PKM-KC Pendidikan “ HOLIDAY ATJOGJA“ KOMIK REALITAS BERBASIS PEMBELAJARAN TERPADU SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK SEKOLAH DASAR
7 Eko Sutrisno P. Biologi PKM-M Pertanian Pendayagunaan Sepeda Onthel Pencacah Rumput Untuk Pembutan Silase Sebagai Antisipasi Kesulitan Pakan Sapi Pada Musim Kemarau Di Dusun Gangsalan, Gunung Kidul
8 Susi Susanti Psikologi PKM-M Pendidikan PENGEMBANGAN “RUMAH BACA PLUS PLUS” DI LOKASI PASCA BENCANA GUNUNG MERAPI (Solusi Bagi Masyarakat Dalam Pendidikan Alternatif Dusun Kajor, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Boyolali)
9 Khusna A’maalina Farmasi PKM-P Pendidikan PENURUNAN AKTIVITAS BAKTERI Streptococcus mutans PADA RENDAMAN GIGI TIRUAN OLEH LIDAH BUAYA (Aloe vera L.)
10 Septia Putri Ananti Farmasi PKM-P Kesehatan EFEK EKSTRAK ETANOL RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb) TERHADAP FUNGSI KOGNITIF BELAJAR DAN MENGINGAT SERTA GAMBARAN HISTOPATOLOGIK HIPPOCAMPUS TIKUS WISTAR YANG DIPAPAR Trimethyltin Chloride
11 Najmie Arief Farmasi PKM-P Kesehatan Minimalisasi Efek Ulserogenik Asam Mefenamat Melalui Pembentukan Dispersi Padat
12 Eka Mardiana Sastra Inggris PKM-P Humaniora FENOMENA PENGGUNAAN DIALEK MELAYU PADA KALANGAN MAHASISWA ASAL RIAU DI YOGYAKARTA
13 Bagus Wisnu Harimurti Teknik Kimia PKM-P Kesehatan PEMANFAATAN BIJI KEFIR (JAPANESE CRYSTAL ALGAE) SEBAGAI PENURUN OBESITAS